Berita

Chris John

Olahraga

Chris John Waspadai Permainan Kotor Saucedo

JUMAT, 26 NOVEMBER 2010 | 02:57 WIB

RMOL. Jelang laga Super Champions ke­las bulu WBA 4 Desember 2010 mendatang, pe­me­gang sa­buk juara Chris John akan me­was­padai per­mainan kotor sang penantang asal Ar­gen­tina, Fer­nando Sau­cedo.

“Dia sering nanduk-nanduk alias menggunakan kepalanya saat melepaskan pukulan. Per­mai­nan kotor itu yang saya was­pa­dai,” ujar petinju berjuluk The Dra­gon ini saat ditemui di sesi la­­ti­han di GBK, Jakarta, ke­ma­rin.

Diakuinya, gaya bertanding Sau­cedo ini patut di­was­padai karena bisa membuat ce­dera. Chris me­nya­takan sudah tak kha­watir terhadap cedera yang sem­pat dua kali membekapnya se­hingga mengakibatkan gagalnya dua pertarungan sebelumnya.


“Saya nggak punya trik khu­sus untuk menghindari cedera. Soalnya saat di ring memang agak sulit menerapkan trik khu­sus agar tidak cedera. Tapi yang je­las, saya menargetkan me­mu­kul KO Saucedo di atas ronde ke­lima,” tegas suami Anna Me­gawati ini.

 Dari segi persiapan per­tan­dingan, promotor laga ini, Raja Sapta Oktohari mengaku tak kha­watir dengan sempat beru­bah­nya tempat pelaksanaan laga ini hingga dua kali.

“Kita lebih pe­r­hatikan esen­sinya, dan ini kan masalah ko­munikasi saja. Kita juga nggak menderita rugi apa-apa. Yang je­las, laga kali ini akan murni bo­xing entertainment. Apalagi nan­ti partai pem­bu­ka­nya ada laga tin­ju heavy weight, ini kan ja­rang-jarang ada di In­donesia,” jelas pria yang akrab disapa Okto ini.

Pengusaha muda yang kerap menjadi promotor tinju besar ini ju­ga meminta dukungan semua sta­keholder tinju di Indonesia da­­­lam laga kelas dunia ini.

“Chris John adalah aset bang­sa yang harus dijaga, jadi du­kungan semua pihak sangat mem­bantu. Kita juga minta du­kungan penonton, dan kami se­laku promotor sudah mem­fa­si­li­tasi dukungan itu lewat harga kar­cis yang terjangkau yakni Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu un­tuk penonton di tribun,” jelas­nya. Dalam partai tambahan lainnya menampilkan Daud Jordan melawan petinju Ar­gen­tina.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya