Berita

ibadah haji/ist

Wah, Komisi VIII Usulkan Haji Di Swastanisasi

Carut Marut Pelayanan Haji Terjadi Tiap Tahun
SENIN, 01 NOVEMBER 2010 | 21:55 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Achmad Rubai, menyayangkan kinerja Kementerian Agama (Kemenag) yang dinilai tidak serius dalam menangani jamaah haji Indonesia. Sebagai solusi permasalahan haji, Rubai mengusulkan pengelolaan haji dialihkan ke pihak swasta.
           
“Saya setiap hari mendapat laporan dari jamaah haji yang tidak puas atas pelayanan Kemenag di sana. Baru-baru ini ada jamaah yang tidak dapat hotel, bahkan yang sudah tinggal di hotel tiba-tiba harus pindah dengan alasan yang tidak jelas,” katanya kepada Rakyat Merdeka Online, di Jogyakarta.
           
Carut marut pelayanan haji itu, kata dia, terkait dengan pemondokan buat jamaah dan fasilitas yang melekat sebagai penunjang buat jamaah haji.


Kata dia, keseriusan pemerintah menjadi dipertanyakan, karena kejadian ini berulang tiap tahunnya dan menjadi persoalan klasik.

“Saya mengusulkan supaya dibentuk Panja pelayanan haji secara keseluruhan,” katanya.
           
Rubai menegaskan, jika pada perjalanannya Kemenag tidak ada perbaikan untuk jamaah haji, maka usul selanjutnya pelayanan jamaah haji diswatanisasi atau dialihkan bukan pemerintah lagi yang menangani.

“Ini akan menjadi tranparan dan pelayanannya akan semakin baik,” katanya.

Kata dia, ide untuk menswastanisasi pengeloaan ibadah haji ini, mendapat dukungan dari berbagai pihak yang berkeinginan pengeloaan haji ini menjadi lebih baik dari tahun ketahun. [arp]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya