Berita

Ito Sumardi Jalan Tengah Keras Kepala DPR

SENIN, 04 OKTOBER 2010 | 09:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Hampir pasti, Komjen Ito Sumardi menjadi pilihan akhir Presiden SBY setelah lama mempertimbangkan masak-masak siapa yang paling pantas menjadi calon pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Mengapa nama Ito yang dipilih bisa dipastikan sebagai jalan tengah mengatasi sikap keras kepala masing-masing fraksi di DPR.

Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menyebutkan alasan Presiden mengirim nama yang tidak ramai diperdebatkan politisi, pengamat kepolisian maupun publik luas.

"Ada sesuatu yang terjadi di Komisi III DPR. Masing-masing fraksi bersikeras menjagokan satu dari dua nama yang selama ini ada, Imam Sudjarwo dan Nanan Sukarna. Golkar maunya Nanan, Gerindra maunya Imam. Pendeknya, di Komisi III ada pendukung Nanan dan Imam," ujar Ruhut saat dihubungi sesaat lalu (Senin, 4/10).


Padahal, imbuh Ketua DPP Demokrat ini, Presiden-lah yang paling mengetahui siapa calon yang paling pantas menduduki jabatan itu karena Presiden yang membawahi langsung Kapolri.

Ruhut mengaku menyambut baik kebijaksanaan Presiden jika betul menetapkan Komjen Ito Sumardi sebagai satu-satunya calon Kapolri yang dikirim ke DPR. Menurutnya, cara itu lebih baik daripada terjadi buntut kekisruhan politik yang panjang setelah Kapolri baru terpilih.

"Aku sejak awal mengkritisi mengenai pencalonan Kapolri. Memberi dua nama calon kepada bapak SBY itu saya tidak setuju, karena itu berarti kita bicara menang dan kalah," tegasnya.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya