Berita

rizal ramli/ist

Halal Bihalal Rizal Ramli Ditaburi Tokoh Oposisi

SENIN, 20 SEPTEMBER 2010 | 22:39 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, ekonom senior DR. Rizal Ramli menggelar halal bihalal di kediamannya, Jalan Madrasah, kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin malam (20/9).

Halal bihalal ini terbilang tidak biasa dan istimewa. Mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan itu menyebut halal bihalal itu sebagai “halal bihalal plus”.

Disebut plus karena halal bihalal itu dihadiri begitu banyak tokoh oposisi. Tuan rumah juga mengundang tokoh-tokoh oposisi itu untuk berbicara di atas panggung kecil yang disiapkan di pojok depan halaman belakang rumahnya.

Tampak hadir Rachmawati Soekarnoputri didampingi suaminya yang juga Ketua Umum Yayasan Pendidikan Sukarno (YPS) Benny Sumarno. Mantan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini memimpin Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sayuti Asyhatri, politisi Partai Golkar Zainal Bintang, Zulvan Lindan, Permadi, Eggy Sudjana, Farid Faqih, Hatta Taliwang, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PBB) Sahar L. Hasan.

Investigtor korupsi George Junus Aditjondro dan pengamat politik dari Sugeng Sarjady Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit juga tampak hadir. Begitu juga dengan Direktur Eksekutif Econit Advisory Group Hendri Saparini dan pendiri Negarawan Center Johan O. Silalahi. Sejumlah aktivis mahasiswa angkatan 1998 dan aktivis muda juga hadir.

Berbagai persoalan juga disampaikan oleh para tokoh yang berbicara. Ada yang mempersoalkan tanda-tanda alam menyambut goro-goro di negeri ini, atau membicarakan marah yang diperlihatkan Presiden SBY kepada Telkom dan Telkomsel gara-gara kegagalan jaringan komunikasi ketika SBY meninjau langsung arus balik mudik Lebaran tahun ini beberapa hari lalu.

Ada juga yang memperkirakan SBY akan jatuh sebelum tahun 2014. Perkiraan ini didasarkan pada perkembangan politik dan ekonomi di tanah air juga di level internasional.

“Presiden kok menurunkan jabatannya jadi setingkat Kadit Lantas dengan meninjau langsung arus mudik,” sindir Permadi.

Dia juga mengatakan marah SBY pada Telkom dan Telkomsel tidak tepat. Ini memperlihatkan SBY tidak lagi mengetahui fungsinya sebagai kepala pemerintahan.

“Kan ada menteri yang dapat menyampaikan teguran itu. Ngapain langsung marah-marah,” ujar Permadi lagi sambil mempertanyakan mengapa SBY belakangan ini sering marah.

Hatta Taliwang khawatir Indonesia akan bernasib seperti Somalia yang suatu kali dikenal sebagai negara makmur di Afrika, tetapi kini menjadi failed state atau negara gagal. Profesor Jared Diamond, penulis buku Collapse yang menggambarkan kehancuran peradaban-peradaban besar di dunia, pernah tinggal belasan tahun di Indonesia. Profesor ini, sebut Hatta, mencium gelagat Indonesia menjadi negara gagal bila tak diurus dengan benar.

Lantas kemana arah dari “halal bihalal plus” ini?

Ekonom Ichsanuddin Noersy yang juga berbicara dalam kesempatan itu menyarankan agar Rizal Ramli dan kelompoknya mulai menjahit berbagai elemen masyarakat sipil. Menurut Noersy, halal bihalal ini adalah starting point yang tepat untuk mulai mengumpulkan elemen-elemen yang selama ini berserakan. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya