Berita

PENUSUKAN JEMAAT HKBP

Habib Rizieq Tuntut Pencopotan Kombes Marwoto

SABTU, 18 SEPTEMBER 2010 | 12:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Marwoto Soeto, mendapat kritik tajam dari Front Pembela Islam.

Pasalnya, kemarin (17/9), Marwoto menyatakan bahwa pernyataan FPI tentang jemaat HKBP Bekasi yang membawa senjata tajam saat tragedi 12 September adalah pernyataan yang tidak benar. Marwoto kemudian menyamakan tudingan FPI itu dengan "Insiden Monas" 2008 saat FPI menuduh salah seorang anggota AKKBB bawa senjata api.

Menurut FPI, pernyataan Marwoto dapat membuat citra Polri rusak dan tidak dihormati masyarakat, karena dilontarkan tanpa terlebih dahulu menyelidiki fakta yang ada. Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Syihab, dalam pernyataan tertulis pada pers, mengecam keras pernyataan Marwoto.


"Marwoto Soeto itu bodoh tapi sok pintar, jahil tapi sok tahu. Suruh dia periksa ke Polres Bekasi tentang nama Purba dan Sinaga dari jemaat HKBP yang membawa senjata tajam, bahkan sempat ditangkap saat insiden Bekasi tanggal 12 September 2010, tetapi sehari berikutnya dilepas kembali oleh Polres dengan dalih hanya pisau buat sayur ayam," tulis Habib.

Selain itu, Habib menyayangkan Marwoto mengungkit lagi insiden Monas dua tahun lalu. Padahal, sudah terbukti kala itu ada oknum Ahmadiyah yang membawa pistol dan terekam foto serta video, bahkan sudah tertangkap oleh Mabes Polri, dan pelaku ternyata oknum Polisi yang menjadi anggota Ahmadiyah seperti diakui Mabes Polri.

"Seharusnya, Marwoto kalau tidak tahu ya cari tahu dulu. Copot segera Marwoto, suruh jadi kurir polisi saja, agar sesuai dengan kemampuannya," tutup Habib Rizieq.[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya