Berita

ilustrasi

Bisnis

Kepercayaan Konsumen Capai Titik Terendah

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2010 | 10:01 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kepercayaan konsumen mencapai titik terendah sejak Januari tahun lalu. Menurut Danareksa Research Institute (DRI), Indeks Kepercayaan Konsumen di bulan ini mengalami penurunan sebesar 6,0 persen menjadi 80,5.

Disebutka bahwa IKK dibangun dari dua jenis indeks, yakni Indeks Situasi Sekarang (ISS) dan Indeks Ekspektasi (IE). Baik ISS dan IE mengalami penurunan. ISS turun sebesar 8,2 persen menjadi 62,9, sementara IE turun sebesar 4,7 persen menjadi 93,7.

Penurunan IE ini juga memperlihatkan bahwa optimisme masyarakat terhadap prospek perbaikan ekonomi dalam enam bulan yang akan datang semakin berkurang.

Dengan berkurangnya optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi enam bulan mendatang, rencana konsumen untuk membeli barang-barang tahan lama menurun pada bulan Agustus. Berdasarkan hasil survei terakhir, sebanyak 24,7 persen dari konsumen yang disurvei berencana untuk membeli barang-barang tahan lama dalam enam bulan mendatang, turun dari 26,6 persen pada bulan sebelumnya.

“Tampaknya konsumen semakin berhati-hati dan semakin cermat dalam membeli barang agar bisa menyisihkan uang untuk mempersiapkan diri menghadapi peluang memburuknya kondisi ekonomi di masa mendatang,” tulis DRI dalam rilisnya.

Juga disebutkan bahwa konsumen merasa yakin tekanan inflasi akan tetap tinggi dalam enam bulan mendatang. Pada survei terakhir, indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi naik sebesar 0,3 persen menjadi 192,5 pada bulan Agustus. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak bulan September 2008. Menurut hasil survei, 94 persen konsumen yang disurvei merasa yakin bahwa harga barang akan naik dalam enam bulan ke depan. Ekspektasi ini bisa jadi disebabkan oleh ekspektasi kenaikan harga selama bulan puasa di bulan Agustus dan perayaan Lebaran di bulan September. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya