Berita

sinabung/ist

ANALISA GUNUNG SINABUNG

Anak Gunung Toba Raksasa yang Bagai Bisul Mau Pecah

SENIN, 30 AGUSTUS 2010 | 06:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Para ahli memperkirakan bahwa 70 ribu tahun yang lalu sebuah gunung api raksasa meledak dan meninggalkan kaldera terbesar di dunia yang kini dikenal sebagai Danau Toba. Adapun Pulau Samosir merupakan puncak gunung raksasa itu yang amblas ke dalam kaldera. Sebegitu besarnya gunung ini, sehingga puncaknya tak bisa dihancurkan oleh ledakannya.

Ledakan Toba itu juga dipercaya sebagai ledakan gunung berapi terbesar dalam 10 juta tahun sejarah dunia!

Ledakan Gunung Sinabung melengkapi sejarah panjang Gunung Toba Raksasa. Setidaknya, itu yang tergambarkan dari hasil analisa tim ahli yang dibentuk kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief.

Disebutkan bahwa dari peta atau citra Digital Elevation Modelling (DEM) disimpulkan bahwa Gunung Sinabung adalah anak gunung yang paling besar dan aktif di komplek Gunung Toba Raksasa.

Dengan demikian, sinyalemen selama ini yang mengatakan bahwa Gunung Sinabung adalah gunung dormant yang tertidur dan tidak aktif selama ratusan tahun, secara ilmiah tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak memantau atau menelitinya. Letusan yang terjadi hari Jumat dan Sabtu lalu malah memperlihatkan hal sebaliknya: selama ratusan tahun ia giat mengumpulkan magma untuk dimuntahkan dalam sebuah letusan besar.

Namun demikian, menurut kantor Andi Arief, hal ini masih harus dibuktikan dengan penelitian geofisika bawah permukaan.

DEM juga memperlihatkan bahwa badan Gunung Sinabung yang berdiameter tujuh kilometer masih berupa kerucut tajam dan bentuknya masih seperti “tumpeng”. Diibaratkan bisul, ia adalah bisul yang belum pernah pecah. Dengan kata lain, ia adalah bisul yang sedang tumbuh!

Kantor Andi Arief mengatakan bahwa untuk masa depan perkembangan Gunung Sinabung harus dipantau dengan sangat serius mengingat lokasinya yang cukup dekat dengan lokasi padat penduduk, yaitu sekitar 50 kilometer dari Medan, dan 12 kilometer dari Berastagi.

Bila gunung ini meledak dengan kekuatan yang dahsyat, bisa jadi bukan hanya Medan, tetapi Singapura dan Kuala Lumpur juga akan terkena dampaknya.

Hal terakhir yang dianalisa adalah mengenai hubungan antara Gunung Sinabung dengan jalur gempa Patahan Sumatra. Hubungan keduanya disebutkan negatif, karena terpisahkan jarak puluhan kilometer.

Namun demikian, yang perlu diwaspadai adalah: segmen Patahan Sumatra yang berada persis di sebelah barat Gunung Sinabung ini sudah sekitar 200 memperlihatkan aktivitas. Padahal data geologi dan GPS memperlihatkan bahwa gerakan segmen ini terbilang sangat aktif.

Ini berarti, potensi gempa besar yang lahir dari gerakan Patahan Sumatera terbilang tinggi.

Apalagi, aktivitas gunung api dan gerakan tektonik patahan lempeng bumi sering kali sikut-sikutan. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya