Berita

CENTURYGATE

George Aditjondro Sarankan Penyidik Fokus pada Kejadian Beberapa Jam setelah Bailout Diputuskan

SENIN, 23 AGUSTUS 2010 | 20:48 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Skandal dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun belum berakhir. Corruption investigator George Junus Aditjondro mendesak penyidik lembaga penegak hukum, baik Polri, Kejaksaan maupun KPK, agar fokus mengusut sejumlah kejadian dalam hitungan jam sejak Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memutuskan bailout untu Bank Century dua tahun lalu.

“Dari informasi yang saya dengar, saya semakin yakin bahwa skandal Bank Century adalah kasus yang diciptakan untuk selanjutnya diamankan. Penyidik harus fokus pada sejumlah kejadian setelah keputusan bailout diambil,” ujar George kepada Rakyat Merdeka Online, Senin siang (23/8).

“Yang saya dengar, dalam hitungan jam setelah keputusan itu ada beberapa mobil berlapis baja yang membawa uang dalam jumlah triliunan. Saya dengar, uang itulah yang dibagikan kepada caleg Partai Demokrat untuk membiayai saksi di TPS. Persoalannya, sampai saat ini belum ada yang mau buka mulut,” urai penulis buku “Gurita Cikeas” ini.

Selain Bank Century ada dua bank kecil lain yang menjadi saluran finansial caleg Partai Demokrat dalam Pemilu 2009, ujarnya.

“Sangat mencurigakan. Uang sebanyak itu, yang diikat dalam ikatan lima dan sepuluh juta, tidak diambil dari bank besar, melainkan dari bank kecil,” kata George. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya