Berita

GRASI DAN REMISI

Ustad Napi: Indonesia Negara Lucu-lucuan

SENIN, 23 AGUSTUS 2010 | 15:00 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemberian grasi untuk narapidana kasus korupsi Syaukani Hassan Rais membuat bingung Anton Medan alias Tan Hok Liang yang kini dikenal sebagai ustad di kalangan narapidana.

Tetapi, dibandingkan dengan grasi untuk Syaukani, pembebasan bersyarat besan SBY, Aulia Pohan, kataAnton Medan, lebih tidak masuk akal lagi.

“Kalau saya punya pemikiran, dari pengalaman bebas bersyarat untuk Aulia Pohan harus berangkat dari remisi. Tapi, kalau tidak ada remisi untuk koruptor, kok ada pembebasan bersyarat? Negara ini negara perwayangan negara lucuan-lucuan,” ujar Anton Medan masygul.

Pria kelahiran Tebing Tinggi, Sumatera Utara, tahun 1957 itu juga mengatakan, setelah Aulia Pohan diberi grasi, kini bola berada di tangan DPR.

“Kalau DPR tidak bergerak, media massa mesti terus memberitakan. Bantu rakyat kita agar bisa melihat hukum dengan jernih,” demikian Anton Medan.

Kasus Aulia Pohan di mata Anton Medan adalah bukti bahwa hukum di negeri ini masih ditegakkan dengan kekuasaan, bukan dengan di atas rasa keadilan. 

"Inilah KKN. Jadi, apanya yang reformasi," tanya Anton Medan lagi. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya