Berita

Pidato SBY Akan Ditandingi Mahasiswa

MINGGU, 15 AGUSTUS 2010 | 21:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Di saat Presiden SBY menyampaikan pidato pengantar nota keuangan dan APBN di depan rapat gabungan DPR dan DPR RI (Senin, 16/8), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) akan menggelar sidang tandingan di depan pagar gedung Parlemen.

Dalam rilis yang diterima redaksi disebutkan bahwa sidang tandingan yang digelar BEM UI akan fokus membicarakan klaim pertumbuhan ekonomi.

Ketua BEM UI, Imaddudin Abdullah, dalam rilis itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang selama ini diagung-agungkan pemerintah menyisakan banyak masalah di belakangnya. Tren kenaikan pertumbuhan ekonomi, sambungnya, selama ini dijadikan alibi dan justifikasi keberhasilan pemerintah dalam menghadapi masalah ekonomi.

Padahal, realitas di lapangan serta data statistik memperlihatkan hal sebaliknya: pertumbuhan ekonomi selama ini hanya menjadi fatamorgana. Oase kesejahteraan ekonomi tidak kunjung ada, masyarakat miskin semakin teralineasi karena tidak mendapatkan dampak yang signifikan dari pertumbuhan ekonomi. Masyarakat, sambungnya, hanya mendapatkan rimah-rimah kue ekonomi, sedangkan kelas ekonomi menengah ke atas mendapatkan porsi terbesar.

“Dalam terminologi ekonomi hal ini bisa diartikan sebagai ketimpangan antara proses akumulasi dengan proses distribusi baik itu ketimpangan distribusi antar kelompok masyarakat ataupun antar daerah,” ujarnya.

“Ketimpangan ketimpangan ini merupakan sebuah kekhilafan kultural yang sudah terjadi selama tiga dekade lebih. Perlu langkah strategis untuk memperbaiki proses distribusi sehingga tercipta pemerataan. Proses distribusi ini bersinggungan erat dengan alokasi anggaran,” demikian Imaddudin. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya