Berita

Mayjen Tanjung: 144 Kasus HIV di Tubuh TNI Telah Ditangani

JUMAT, 13 AGUSTUS 2010 | 17:09 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Sejak tahun 2000 hingga kini setidaknya ada sebanyak 144 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang ditemukan di lingkungan TNI.

Kendati dalam keterangannya Kepala Puspen TNI, Mayjen TNI Aslizar Tanjung, tidak menjelaskan secara detail kasus HIV yang terjadi itu, namun ia menyebutkan bahwa TNI telah menangani kasus HIV ini sebaik mungkin agar tidak merebak menjadi Acquired Imminodeficiency Syndrom (AIDS).

“Dengan perkembangan teknologi pengobatan sesuai dengan hasil Kongres Wina pada tanggal 18 sampai dengan 23 Juli 2010 bahwa metode pengobatan baru dengan pengobatan kombinasi dari ARV (anti retro viral) dapat menurunkan resiko infeksi sampai dengan 54 persen dan menurunkan resiko penularan sampai dengan 95 persen,” sebut Mayjen Aslizar.

Dia juga mengatakan TNI telah mengoptimalkan berbagai upaya preventif untuk mencegah penularan HIV pada prajurit TNI, PNS dan keluarganya, menghambat perjalanan infeksi HIV pada prajurit TNI, PNS dan keluarga mereka agar tidak berkembang menjadi AIDS. TNI juga mendorong penciptaan lingkungan yang kondusif bagi orang dengan HIV/ADIS (ODHA) baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat, serta mengurangi dampak psikososial akibat HIV/AIDS agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas.

“Saat ini TNI telah melakukan langkah-langkah preventif melalui kegiatan penyuluhan, komunikasi dan edukasi yaitu program Peer Leader telah mencetak 1145 personel tenaga penyuluh yang tersebar di seluruh satuan TNI dan hasilnya dinilai sangat efektif,” demikian Mayjen Aslizar. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya