Berita

Bisnis

Toyota Hentikan Penjualan Mobil di Iran

RABU, 11 AGUSTUS 2010 | 18:22 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Toyota Motors menghentikan pengiriman mobil ke Iran menyusul sanksi ekonomi dan perdagangan yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB untuk negeri Ahmadinejad itu.

Penghentian pengiriman mobil ini disampaikan Jurubicara Toyota Keisuke Kirimoto di Tokyo, hari Rabu (11/8). Iran diembargo karena enggan menghentikan program nuklir yang mereka kembangkan. DK PBB khawatir Iran tengah mempersiapkan senjata berhulu ledak nuklir. Adapun Iran berkali-kali menjelaskan bahwa program nuklir mereka untuk tujuan damai.

Menurut Keisuke, jenis kendaraan yang tidak lagi mereka kirim ke Iran adalah Land Cruiser.

Dia juga mengatakan, Toyota Motor akan terus mengikuti perkembangan isu sensitif berskala internasional ini. Sebelum penghentian ini diumumkan, Toyota telah mengirimkan 222 kendaraan ke Iran hingga Mei 2010. Jumlah itu sama dengan jumlah kendaraan yang mereka kirim sepanjang 2009. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya