Berita

Bisnis

Kepercayaan Konsumen Capai Titik Terendah

RABU, 04 AGUSTUS 2010 | 09:37 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jakarta, RMOL. Kepercayaan konsumen mencapai titik terendah pada bulan Juli yang lalu, dan diperkirakan akan terus turun di bulan depan menyusul berkurangnya optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang.

Dari hasil riset terakhir Danareksa Research Institute (DRI) yang diumumkan hari ini (Rabu, 4/8), terlihat bahwa pada Juli, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) turun sebesar 1,3 persen menjadi 85,6 persen. Ini adalah level terendah dalam lima bulan terakhir.

Penurunan indeks kepercayaan konsumen pada bulan Juli disebabkan oleh peningkatan kekhawatiran konsumen terhadap kenaikan harga pangan. Pada survei bulan Juli, sekitar 70,4 persen konsumen menyatakan bahwa tingginya harga bahan makanan telah membebani kehidupan mereka. Persentase ini naik dari bulan sebelumnya dimana sekitar 57,4 persen dari konsumen menyatakan hal serupa pada bulan Juni.

Kedua komponen utama yang membentuk IKK juga menurun pada bulan Juli. Komponen yang menunjukkan keadaan saat ini, Indeks Situasi Sekarang (ISS), turun sebesar 2,4 persen menjadi 68,5 persen karena konsumen memberikan penilaian yang lebih buruk terhadap keadaan ekonomi saat ini dan ketersediaan lapangan kerja. Sementara itu, komponen IKK yang menunjukkan keadaan masa depan, Indeks Ekspektasi (IE), turun sebesar 0,6 persen menjadi 98,4 persen. Penurunan IE ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan ke depan semakin berkurang. [guh]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya