Berita

JUDICIAL REVIEW SATGAS

Rusli Tak Mau SBY Jadikan Indonesia Seperti LSM

MINGGU, 01 AGUSTUS 2010 | 09:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jakarta, RMOL. Salah satu alasan Petisi 28 ngotot agar Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum dibubarkan karena melihat gejala Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sepertinya akan menjadikan negara ini bekerja seperti LSM.

"Upaya kita adalah untuk memperbaiki praktik politik negara ini. Supaya cara kerja pemerintah tidak seprti kerja LSM," ujar koordinator Petisi 28 Haris Rusli Moty saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 1/8).

Dalam pengamatan Rusli, Presiden SBY selalu membentuk lembaga-lembaga yang bersifat ad hoc untuk menangani sebuah kasus. Dia mencotohkan, bila sedang hangat kasus markus, Presiden bentuk Satgas Markus. Jadi, dia menilai, tidak ada upaya untuk menyelesaikan sebuah kasus secara integral dan komprehensif.


"Ini kan sama dengan cara-cara kerja LSM, yang sering membentuk komite-komite dalam menghadapi sebuah permasalahan. Ini (satgas) lembaga abal-abal. Kalau seperti KPK, kami bela benar. Tapi kan tidak, ini hanya untuk kepentingan dan pencitraan Istana saja," tegasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya